Mengikuti Ajaran Nabi Bukanlah Teroris

Rp27.000,00

Bagus sekali Anda memiliki buku ini, untuk memahami pemahaman keliru mengenai cadar, jenggot dan celana di atas mata kaki, disertai dengan motivasi untuk terus istiqomah dalam menjalankan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Moga orang yang menjalankan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terus diteguhkan dan diberi keistiqomahan.

SKU: 285 Categories: , Tags: , ,

Rincian

Sebenarnya Islam sama sekali tidak menyetujui dan tidak mengajarkan terorisme, bahkan terorisme bukan monopoli Islam. Ada Kristian, ada Budha, ada Hindu, ada Yahudi, yang melakukan pengeboman sejak puluhan tahun silam. Sedangkan Islam sendiri sudah jauh hari melarang berbagai bentuk teror dan menakut-nakuti orang.

Perlu dipahami bahwa orang yang bercadar, bercelana cingkrang dan berjenggot tidak identik dengan teroris. Karena yang menjalankan ajaran tersebut hanya mengikuti ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahkan beliau pun keadannya seperti itu. Jika tahu demikian, berarti ajaran tersebut tak boleh dicela dan dicemooh. Kata-kata celaan dan cemoohan pada ajaran tadi bahkan bisa mengantarkan pada kekafiran.

Namun bukan berarti dengan adanya cemoohan, jadi patah semangat untuk menjalankan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Memang sudah jadi sunnatullah, orang yang berpegang teguh dengan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akan dapat cobaan dan cibiran. Jadi, butuh sabar. Orang yang berpegang teguh dengan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memang sungguh berat cobaannya, bagi orang yang memegang bara api.

Bagus sekali Anda memiliki buku ini, untuk memahami pemahaman keliru mengenai cadar, jenggot dan celana di atas mata kaki, disertai dengan motivasi untuk terus istiqomah dalam menjalankan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Moga orang yang menjalankan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terus diteguhkan dan diberi keistiqomahan.

Informasi Tambahan

Penerbit